Bertekad Tidak Cemar: Integritas di Negeri Asing Kita
Teks: Daniel 1:8–21 Banyak dari kita datang ke sini hari ini dengan bekal pendidikan tinggi, tanggung jawab besar, dan tekanan yang jarang kita ucapkan keras — tekanan untuk menyesuaikan diri agar diterima, agar maju, agar dianggap berguna. Di sinilah pesan Kitab Daniel berbicara langsung kepada kita. Pada tahun 605 SM, Nebukadnezar membawa para pemuda terbaik Yehuda ke Babel — bukan sebagai tawanan yang dihina, melainkan untuk dibentuk menjadi pejabat kekaisaran. Mereka mendapat pendidikan elit, nama baru, akses ke istana. Daniel tidak menolak pendidikan itu, tidak menolak bahasa baru, tidak menolak pelatihan. Ia hanya menetapkan satu batas tegas: "Ia bertekad dalam hatinya untuk tidak mencemarkan diri dengan makanan dan minuman raja" (ay. 8). Perhatikan: keputusan ini diambil sebelum tekanan datang. Kata Ibraninya — wayyěšem ʿal-libbô — berarti ia menanamkan prinsip itu di dalam hatinya terlebih dahulu, jauh sebelum piring itu dihidangkan. Mengapa tepat makanan? Bukan s...