Literasi Digital Indonesia: Antara Momentum dan Kebutuhan Transformasi Sistemik
Indonesia kini berada di persimpangan penting dalam upaya membangun literasi digital nasional. Di satu sisi, pemerintah menunjukkan komitmen kuat melalui inisiatif seperti Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) #MakinCakapDigital yang berskala masif dan kolaboratif. Namun, di sisi lain, terdapat paradoks mencolok: masyarakat sangat aktif secara daring—Indonesia bahkan menempati peringkat ke-8 dunia dalam durasi penggunaan internet—tetapi kualitas literasi digitalnya masih rendah, tercermin dari peringkat Indeks Pembangunan TIK (IDI) yang hanya berada di posisi ke-111 dari 176 negara. Tantangan utama terletak pada kesenjangan antara adopsi teknologi dan penguasaan kompetensi digital yang bermakna. Empat pilar literasi digital—keterampilan teknologi, keamanan siber, evaluasi informasi, dan partisipasi digital—belum merata di seluruh segmen masyarakat. Pelajar kerap hanya diberi akses perangkat tanpa pelatihan guru yang memadai; tenaga kerja butuh keterampilan digital yang relevan denga...